(23/07/2021) Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Depok dan Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Depok melaksanakan vaksinasi Covid-19 Dosis 2 kepada para pelaku transportasi pada Jumat 23 Juli 2021 bertempat di Terminal Jatijajar Depok. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 s.d. 14.00 WIB tersebut  menargetkan 3.100 peserta penerima vaksin.

Seusai meninjau langsung kegiatan vaksinasi, Kepala BPTJ, Polana B. Pramesti menyampaikan bahwa langkah kolaboratif bersama Pemkot Depok dan Kepolisian telah dilakukan ketika memfasilitasi jalannya vaksinasi dosis pertama yang juga diselenggarakan di Terminal Jatijajar Depok pada 25 Juni 2021 silam. “Pada vaksinasi tahap pertama, dari target 3.000 peserta terpenuhi sebanyak 2.360 masyarakat yang memanfaatkan layanan vaksinasi di Terminal Jatijajar,” ungkap Polana.  Untuk kegiatan vaksinasi dosis 2, Polana berharap jumlah peserta dapat memenuhi target yang telah ditetapkan,

“Kegiatan vaksinasi ini dilakukan untuk dapat mempercepat pencapaian target pembentukan kekebalan komunitas di seluruh lapisan masyarakat sesuai dengan yang telah ditetapkan pemerintah supaya dapat segera keluar dari pandemi Covid-19,” ujar Polana. Kegiatan vaksinasi bagi para pelaku sektor transportasi menurut Polana memiliki peranan penting. Mengingat dengan persyaratan yang ketat, layanan sektor transportasi masih harus berjalan untuk melayani kebutuhan masyarakat dalam bermobilitas khususnya yang bergerak pada sektor kritikal dan esensial. Selain ditujukan bagi para pelaku transportasi meliputi pengurus, agen tiket, pengemudi hingga petugas terminal, Polana mengungkapkan bahwa kegiatan vaksinasi dosis 2 ini juga melayani masyarakat umum secara terbatas.

Bagi masyarakat umum yang mengikuti kegiatan vaksinasi Polana menyampaikan bahwa para peserta hanya dipersyaratkan membawa dokumen kartu vaksinasi dosis pertama serta KTP atau Surat Keterangan Domisili. “Untuk menghindari terjadinya kerumunan para peserta terlebih dahulu dapat mecari informasi secara daring terkait dengan waktu pelaksanaan vaksin yang telah ditentukan,” ungkap Polana. Tidak lupa Polana juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, termasuk para peserta yang dengan tertib mengikuti pelaksanaan kegiatan vaksinasi.

 

Protokol Kesehatan

Penting untuk diperhatikan, meski telah mendapat suntikan vaksin Covid-19, Polana tetap meminta masyarakat untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan. Polana menyampaikan, seseorang masih bisa terjangkit Covid-19 meski telah mendapat suntikan vaksin. Namun, vaksin  bisa menghindarkan tubuh dari gejala Covid-19 parah.

"Kita harus tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan," kata Polana. Layanan transportasi yang ada saat ini menurut Polana tetap beroperasi secara terbatas khususnya untuk memfasilitas mobilitas masyarakat pada sektor kritikal dan esensial. Untuk itu Polana berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam bermobilitas. “Selain disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan senantiasa menjaga jarak, mengenakan masker, mencuci tangan memakai sabun untuk saat ini penting untuk menghindari kerumunan serta sedapat mungkin mengurangi atau bijak dalam bermobilitas,” tutup Polana.