Tangerang (15/4/2018) - Mulai Senin 16 April 2018, Pemerintah akan menerapkan paket kebijakan penanganan kemacetan di jalan tol Jakarta - Tangerang dan jalan tol Jagorawi  (ruas Cibubur – Jakarta). Paket kebijakan tersebut diantaranya penerapan skema ganjil genap untuk kendaraan pribadi di pintu tol Kunciran 2 dan Tangerang 2 arah Jakarta (ruas tol Tangerang - Jakarta) serta pintu tol Cibubur 2 arah Jakarta (tol Jagorawi ruas Cibubur - Jakarta), setiap Senin - Jum’at pukul 06.00 s/d 09.00 WIB (kecuali hari libur). Sebagai bagian dari implementasi kebijakan ini Pemerintah dalam hal ini Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) bekerja sama dengan berbagai operator telah menambah kekuatan armada bus premium baik di Tangerang maupun Cibubur, guna mendorong pengguna kendaraan pribadi beralih menggunakan angkutan umum. “Memang pengguna kendaraan pribadi masih memiliki alternatif melalui akses pintu tol lain atau berangkat lebih pagi, namun kami harapkan semakin banyak mereka beralih ke angkutan umum,” kata Bambang Prihartono Kepala BPTJ. Lebih lanjut Bambang menjelaskan untuk saat ini di Tangerang telah tersedia 43 armada bus premium JR Connexion sementara di Cibubur telah siap 60 armada bus premium JR Connexion. Di Tangerang, bus tersebut tersedia di beberapa lokasi yaitu BSD Griya Loka, ITC BSD, Alam Sutera, Tangerang City dan Summarecon Mall Serpong dengan tujuan ITC Mangga Dua, Blok M, Pasar Baru, Sudirman, Kelapa Gading, Atrium Senen dan ITC Kuningan. Sementara itu bus premium JR Connexion di Cibubur tersedia  berbagai komplek perumahan yaitu Metland Transyogi, Legenda Wisata, Citra Grand, Cibubur Country, Cibubur Residence dengan tujuan Sudirman, Kuningan, Simatupang, Kelapa Gading dan Thamrin.

“Bus premium dilengkapi fasilitas yang cukup nyaman, tidak ada penumpang berdiri , selain AC dan reclining seat juga tersedia fasilitas untuk charger HP dan WiFi,” kata Bambang. Selain itu menurut Bambang pemberlakukan Lajur Khusus Angkutan Umum (LKAU) diharapkan juga akan menambah kelancaran dan mempercepat waktu tempuh bus. “Di ruas tol Tangerang – Jakarta akan diberlakukan LKAU mulai dari Tangerang hingga Kebon Jeruk sementara untuk Jagorawi mulai dari Bogor hingga Pasar Rebo,” tambah Bambang. Khusus di jalan tol Tangerang – Jakarta juga akan diberlakukan pembatasan angkutan barang golongan III, IV dan V untuk ruas Cikupa – Tomang (dua arah) setiap Senin - Jum’at pukul 06.00 s/d 09.00 WIB, sedangkan di jalan tol Jagorawi tidak diberlakukan pembatasan angkutan barang karena volume angkutan barang tidak sepadat jalan tol Jakarta – Tangerang.

Menyangkut tarif bus premium mengingat sifat pelayanannya non ekonomi, Pemerintah tidak menetapkan secara khusus. Penentuan tarif dilakukan oleh operator sesuai mekanisme pasar namun tentu dengan memperhitungkan ability to pay para penggunanya. Berdasarkan survei yang pernah dilakukan BPTJ pada tahun 2017, para pengguna kendaraan pribadi di perumahan sekitar Cibubur bersedia pindah menggunakan angkutan umum jika tersedia angkutan umum bus dengan fasilitas dan pelayanan seperti bus premium. Adapun hasil survei juga menyebutkan kesediaan mereka membayar tarif bus premium berada pada kisaran Rp. 20.000,- hingga Rp. 25.000,-.

“Potensi penumpang sebenarnya cukup besar dan pemerintah telah membuka ruang, jadi operator bus tentunya harus merespon dengan strategi marketing dan pelayanan yang baik sehingga mampu menggaet penumpang,” urai Bambang. Sejauh ini menurut Bambang para operator juga telah memulai melakukan berbagai strategi promosi. “Ada operator yang mengenakan tarif promo bahkan gratis untuk periode tertentu, saya apresiasi langkah mereka,” tutup Bambang.