PEMERINTAH BERIKAN PENGHARGAAN KEPADA PRAMUDI DAN MASINIS TELADAN SE-JABODETABEK

(Tangerang Selatan) Sebagai bentuk apresiasi kepada para penyedia jasa layanan angkutan umum massal yang selamat, aman dan nyaman kepada masyarakat, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) kembali menyampaikan penghargaan kepada Pramudi dan masinis teladan serta Operator Angkutan Umum Terbaik se-Jabodetabek. Pengumuman serta penyerahan penghargaan oleh Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, Bambang Prihartono dilakukan bersamaan dengan rangkaian kegiatan Peresmian Operasional Terminap Tipe A Pondok Cabe, Tangerang Selatan, pada Senin, 31 Desember 2018.

penghargaan terdiri dari beberapa kategori meliputi Pramudi Mobil Penumpang Umum (MPU)/Taksi Teladan di wilayah Jabodetabek, Kategori Pramudi Bus Teladan di wilayah Jabodetabek serta Kategori Masinis Teladan di wilayah Jabodetabek. Selain penyampaikan penghargaan kepada para pramudi dan masinis teladan, penghargaan juga disampaikan kepada operator angkutan umum moda jalan terbaik se-Jabodetabek.

Hadir pada acara penyampaian penghargaan tersebut Wakil Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan, Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan, jajaran Dinas Perhubungan tingkat Provinsi meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten serta tingkat Kota/Kabupaten yang terdiri dari Kota Tangerang Selatan, Kota Depok dan Kabupaten Bogor. Hadir pula perwakilan dari operator bus serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Kepala BPTJ menyampaikan bahwa penyampaikan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada pramudi dan masinis teladan serta operator yang telah menjalankan tugas dengan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Dirinya juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan momentum dalam meningkatkan kualitas pramudi dan masinis serta operator angkutan umum yang ada di wilayah jabodetabek. “Lebih jauh, kita berharap melalui penyampaian penghargaan ini kita juga dapat melakukan kegiatan pembinaan terhadap Sumber Daya Manusia yang terlibat dalam memberikan pelayanan yang terbaik pada angkutan umum massal kepada masyarakat di Jabodetabek”, jelas Bambang. “Kalau pelayanan yang diberikan kepada masyarakat semakin membaik, pasti masyarakat juga akan tertarik untuk menggunakan angkutan umum sebagai pilihan utama dalam beraktivitas, itu salah satu tujuannya”, tambah Bambang.

Melalui Tahapan Seleksi

Kegiatan seleksi dilakukan sebelum penyerahan penghargaan kepada pramudi dan masinis teladan serta operator angkutan umum terbaik untuk wilayah Jabodetabek. Untuk kategori pramudi dan masinis tahapan seleksi meliputi penguasaan teori, penguasaan praktek, pemeriksaan kesehatan dan tahapan terakhir yakni wawancara. Adapun penilaian terhadap operator angkutan umum moda jalan meliputi pemeriksaan terhadap dokumen administrasi perusahaan yang berdomisili di wilayah Jabodetabek yang pembinaannya menjadi kewenangan BPTJ serta peninjauan lapangan dalam rangka verifikasi kelengkapan dokumen administrasi perusahaan.

Dalam melakukan seleksi, selain dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek tim penilai juga melibatkan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Ditlantas POLDA Metro Jaya, PT. Jasa Raharja, DPP Organda serta Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia.