(12/8/2018) Sepekan menjelang perhelatan Asian Games 2018 Jakarta dibuka, masyarakat diharapkan mulai bersiap mengantisipasi penerapan rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan. Selain perluasan kebijakan ganjil genap di beberapa ruas jalan arteri DKI Jakarta yang sudah diberlakukan sejak tanggal 1 Agustus 2018 lalu, mulai tanggal 18 Agustus nanti hingga Asian Games usai akan diberlakukan rekayasa lalu lintas di jalan tol dalam kota, serta pembatasan lalu lintas angkutan barang golongan III, IV dan V.

 Bentuk antisipasi yang dapat dilakukan oleh masyarakat diantaranya adalah merencanakan pengaturan perjalanan agar aktifitas mereka tetap berjalan dengan baik. Misalnya bagi yang punya rencana ke Bandar Udara Soekarno - Hatta ataupun Halim Perdanakusuma selama perhelatan Asian Games sudah mengantisipasi penutupan beberapa pintu tol dalam kota dengan memilih alternatif jalan lain sekaligus mengantisipasi waktu tempuhnya. Demikian pula yang selama ini dalam aktifitas sehari-hari menggantungkan pemanfaatan jalan tol dalam kota perlu mengantisipasi alternatif jalur lain atau beralih naik angkutan umum.

 Rekayasa lalu-lintas di jalan tol dalam kota berupa penutupan 7 pintu tol secara terus menerus dalam jam tertentu pada tanggal 18  Agustus s/d 2 September 2018 meliputi sbb :

 

Pukul 06.00 – 17.00 WIB

Pukul 12.00 – 21.00 WIB

-Angke 2

-Angke 1

-Slipi 2

-Slipi 1

-Tanjung Duren

-TMII 2

-TMII

 

 

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) selama sepekan terakhir mulai 7 Agustus lalu secara intensif telah melakuka sosialisasi rencana penutupan pintu tol tersebut. Sosialisasi dilakukan dengan pembagian kurang lebih 30.000 eksemplar flyer di pintu-pintu tol maupun di beberapa mall di Jakarta, Bekasi dan Tangerang.. Selain itu penyebarluasan informasi secara gencar juga dilakukan melalui pemanfaatan media sosial dalam berbagai platform.

 Kebijakan pembatasan lalu lintas angkutan barang golongan III, IV dan V yang juga akan diberlakukan pada saat penyelenggaraan Asian Games (18 Agustus – 2 September 2018), sosialisasinya hingga saat ini masih terus berlangsung. Sepertinya halnya kebijakan penutupan pintu tol, sosialisasi dilakukan melalui penyebaran flyer dengan sasaran awak truk barang ataupun pemilik angkutan barang. Adapun kebijakan ini selengkapnya adalah sebagai berikut :

 

Kendaraan Angkutan Barang Gol III. IV dan V Dilarang Beroperasi pada :

 

Pukul 05.00 – 22.00 WIB, di :

Pukul 06.00 – 19.00 WIB di :

- Ruas tol Cawang – Tomang – Pluit

- Ruas tol Cawang – Tj Priok

- Ruas tol Tomang – Kembangan

- Ruas tol Cawang-TMII

 

- Ruas tol Cawang – Cikunir

 

- Ruas tol Pelabuhan

 

Dampak dari kebijakan pembatasan angkutan barang ini diperkirakan volume kendaraan angkutan barang yang melewati tol JORR akan meningkat. Untuk itu bagi pengguna kendaraan pribadi yang biasa memanfaatkan akses tol JORR diharapkan dapat mengantisipasi dari awal baik dengan mengatur perjalanan ataupun memutuskan berpindah angkutan umum.

 Kebijakan-kebijakan tersebut diambil Pemerintah tentunya bertujuan untuk menyukseskan kelancaran Asian Games, namun tentunya Pemerintah tetap mengakomodir dan mempertimbangkan masukan berbagai kalangan masuarakat. Dengan demikian masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam implementasi kebijakan tesebut.