(Jakarta, 28 Januari 2020 ) Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi melantik Polana B Pramesti sebagai Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menggantikan Bambang Prihartono. Acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya tersebut dilaksanakan pada Selasa, 28 Januari 2020  di Ruang Mataram Gedung Karya, Kantor Kementerian Perhubungan.

Polana B Pramesti sebelumnya merupakan wanita pertama yang menjabat sebagai Direktur Jenderal Perhubungan Udara, sementara Bambang Prihartono kini menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Ekonomi Kawasan, dan Kemitraan.  Satu rangkaian dalam kegiatan tersebut, Menhub juga melantik 5 (lima) pejabat eselon I lainnya di Kementerian Perhubungan.

I Gede Pasek Suardika yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Ekonomi Kawasan dan Kemitraan Perhubungan dilantik menjadi Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan. Sementara Novie Riyanto yang sebelumnya merupakan Direktur Utama Airnav Indonesia dilantik menjadi Direktur Jenderal Perhubungan Udara. Adapun Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan saat ini dijabat oleh Sugihardjo yang sebelumnya merupakan Kepala Badan Pengembangan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan.

Menduduki Kepala Badan Pengembangan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan adalah Umiyatun Hayati Triastuti yang sebelumnya merupakan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan. Sedangkan Pramintohadi Sukarno yang sebelumnya Direktur Bandar Udara, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara kini menjadi Staf Ahli Bidang Teknologi, Lingkungan, dan Energi Perhubungan. Turut hadir dalam acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Perhubungan antara lain anggota Komisi V DPR RI, para pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan, dan para stakeholder Kementerian Perhubungan.

Dalam sambutannya, Menteri Perhubungan menyampaikan jika penyegaran organisasi di awal tahun 2020 ini dapat menjadi langkah awal dalam pelaksanaan tugas dan amanah yang tidak ringan di lingkungan Kementerian Perhubungan. "Oleh karena tugas yang tidak ringan tersebut dibutuhkan pemikiran-pemikiran yang segar dan pemikiran-pemikiran inovatif yang bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat," ungkap Menhub. Lebih lanjut Menhub juga menegaskan jika langkah, ide, dan kinerja Kementerian Perhubungan sangat dinantikan oleh masyarakat.

Masih dalam sambutannya, Menhub juga kembali mengingatkan terkait amanah yang diberikan kepada Kementerian Perhubungan sesuai visi dan misi Presiden RI. “ Sesuai visi dan misi Presiden RI, Kementerian Perhubungan memiliki amanah dalam membangun infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Menhub. Lebih lanjut, selain menyampaikan pentingnya pembangunan infrastruktur untuk membangun konektivitas, Menhub juga mengingatkan kepada para pejabat yang baru dilantik untuk meningkatkan kapabilitas, serta integritas SDM yang berada di bawah jabatannya.

Pada akhir sambutannya, Menhub mengucapkan selamat mengemban amanah baru kepada para pimpinan tinggi madya yang dilantik dan mengucapkan terima kasih atas pengabdian mereka selama menjabat di posisi sebelumnya.