Angkutan Pemukiman Mulai Dibangun di Cikarang Barat

Setiap hari sekitar 47.5 juta perjalanan dari Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi menuju Jakarta. Dari 47.5 juta tersebut hampir 30 juta atau 60 persen berasal dari wilayah Bekasi.

Tingginya aktivitas perjalanan dari daerah penyangga ke ibu kota DKI Jakarta tentunya memaksa dirubahnya pola pemukiman yang ada saat ini. Konsep pemukiman bukan hanya menyediakan tempat tinggal yang dilengkapi fasilitas arena bermain anak-anak dan olahraga atau fasilitas lain yang menggiurkan, namun sarana transportasi juga dianggap penting bagi para commuters.

Upaya mempermudah penghuni menjangkau pemukimannya telah dilakukan oleh perusahaan properti PT. Metland Cibitung dengan membangun stasiun KRL Telaga Murni di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang telah groundbreaking pada Senin (8/8).

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menyambut gembira pembangunan KRL tersebut, “Apa yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Bekasi dan pengembang seperti Metland ini diharapkan dapat diikuti oleh daerah-daerah lain”, ujar Elly dalam sambutan yang disampaikan pada saat groundbreaking tersebut.

Saat ini BPTJ juga tengah mencoba membangun konsep angkutan pemukiman berbasis angkutan umum sehingga penghuni yang berada di pinggiran kota Jakarta dapat terintegrasi langsung dengan pusat kota.

Bupati Bekasi mengatakan bahwa stasiun ini merupakan salah satu solusi kemacetan. Dalam kesempatan tersebut juga Bupati Bekasi memaparkan rencana pembangunan perlintasan KA tidak sebidang berupa underpass dan flyover di Cikarang, Tambun dan Lemah Abang.

Stasiun kereta api yang terletak di dalam perumahan di kawasan pemukiman Metland Cikarang Barat ini nantinya akan terkoneksi dengan double track Manggarai-Cikarang.

Kepala BPTJ juga mengharapkan stasiun ini akan dilengkapi fasilitas parkir yang memadai agar mampu menarik minat masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi.

Stasiun Telaga Murni ini nantinya akan beroperasi melayani KRL Commuter Line saat prasarana listrik aliran atas yang selama ini hanya sampai Stasiun Bekasi akan menyambung hingga Stasiun Cikarang pada 2018 mendatang.

Dalam sambutanya, Kepala BPTJ juga menghimbau pengembang lain untuk terlibat sekaligus memikirkan konsep angkutan pemukiman dan wajib menyediakan prasarana transportasi massal bagi penghuni di sekitarnya. (NN)

FacebookTwitterGoogle+LinkedIn