BPTJ Resmi Berkantor di MT. Haryono

Jakarta, Rabu (11/5) – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) akhirnya resmi berkantor di Jalan MT. Haryono Kav. 45-46 Jakarta Selatan, ditandai dengan  adanya peresmian penggunaan kantor tersebut oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan, Rabu (11/5). Peresmian tersebut selain dihadiri oleh para pejabat tinggi madya Kementerian Perhubungan, juga hadir pejabat dari pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, Bupati/Walikota sejabodetabek, para Kepala Dinas Perhubungan Provinsi, Kabupaten dan Kota se-Jabodetabek, para operator angkutan umum dan stakeholders lain yang terkait.

BPTJ dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 103 Tahun 2015 tentang Badan Pengelola Transportasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi yang diundangkan pada 22 September 2015. Hal yang melatar-belakangi adalah kenyataan bahwa penanganan masalah transportasi Jabodetabek selama ini terkendala kondisi daerah yang berbeda satu sama lain.  Perbedaan baik dari segi perencanaan, kemampuan finansial, maupun kondisi infrastruktur mengakibatkan kebijakan sektor transportasi yang dibuat setiap daerah masih merujuk kebutuhan sistem transportasi masing masing.

Sementara itu pada sisi lain mobilitas masyarakat di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi merupakan pergerakan ulang-alik harian, sehingga menuntut layanan transportasi yang terintegrasi, terus menerus dan tidak terkotak-kotak dibatasi oleh wilayah administrasi pemerintahan. Kondisi seperti ini menyebabkan penyelenggaraan transportasi di wilayah Jabodetabek menjadi kurang efisien dan kurang efektif. Pembangunan angkutan umum massal tidak optimal sehingga menyebabkan masyarakat lebih memilih menggunakan angkutan pribadi.

Mobilitas masyarakat di wilayah Jabodetabek yang masif setiap hari, yang berjumlah kurang lebih 50 juta perjalanan, tidak mengenal batas wilayah administrasi memerlukan layanan transportasi yang terintegrasi dan menerus (seamless). “Dalam rangka peningkatan pelayanan, transportasi di wilayah Jabodetabek perlu pengembangan dan pengelolaan sistem transportasi secara terintegrasi, efektif dan efisien. Karena itulah dibentuk BPTJ”, kata Menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat meresmikan penggunaan gedung BPTJ. (iis)

FacebookTwitterGoogle+LinkedIn