JA Connexion, makin memperluas titik keberangkatannya

Bogor – Akses angkutan umum ke bandara hadir di wilayah Kota Bogor, yaitu JA Connexion angkutan bus bandara Jakarta Airport. JA Connexion kini makin memperluas titik keberangkatannya yaitu melalui rute Bogor (Mall Ramayana) – Soekarno Hatta. Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menggandeng operator bus Agra Mas resmi membuka rute baru JA Connexion melalui titik keberangkatan dan titik akhir di Mall Ramayana (Jl. Raya Tajur Muarasari), Kini pilihan untuk warga wilayah Kota Bogor menuju ke bandara sudah banyak pilihan. Salah satunya dengan menggunakan angkutan bus Jakarta Airport Connexion atau JA Connexion ini. Bertempat di halaman utama Ramayana (Jl. Raya Tajur Muarasari) Kepala BPTJ, Agra Mas, Ramayana, Dishub Kota Bogor, Kapolsek Bogor Timur, dan Koramil Bogor Timur membuka peresmian JA Connexion dengan melakukan flag off (7/2).

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengatakan, dengan adanya JA Connexion dapat memberikan alternatif lain kepada masyarakat yang ingin berangkat ke Bandara Soetta dengan harga yang lebih terjangkau.

“Banyak masyarakat di kawasan pemberlanjaan ingin naik angkutan umum yang lebih massal dan lebih murah tarifnya, Dengan harga Rp 50.000 saja masyarakat sekitar Ramayana Tajur bisa sampai di Bandara Soetta. Lebih murah ketimbang naik taksi atau kendaraan pribadi, juga lebih nyaman dan aman tentunya,” ungkap Bambang Pri saat peluncuran bus JA Connexion di Bogor (Mall Ramayana Tajur), Tajur Muarasari, Bogor, Rabu (7/2).

“Kita sudah berusaha untuk menyediakan transportasi pada masyarakat. Layanan transportasi adalah kepastian, kami BPTJ berusaha menyediakan angkutan umum dengan kepastian. Pendekatan transportasi kami adalah menjemput bola, point to point. Karena pengembang selalu membangun permukiman tidak dibarengi oleh transportasi massal. Fungsinya sama dengan Katulampa. Kalau Katulampa mengkanalisasi air, kalau kita mengkanalisasi transportasi, agar masyarakat bisa berpindah ke angkutan umum,” tambah Bambang Pri saat memberikan sambutan launching JA Connexion.

BPTJ tiap minggu selalu launching bus-bus kelas premium, agar angkutan pribadi bisa berpindah ke angkutan umum, “Kita supply dulu nanti demand-nya muncul. Kalau dulu, demand-nya dulu baru supply-nya. Pola nya sekarang kita dekatkan kepada masyrakat, dengan konsep TOD. Di Bogor nantinya konsep TOD ada di Sukaresmi. Pola TOD mendekatkan masyarakat dengan angkutan umum. Kita dekatkan sistem jaringan angkutan massal yang sudah ada,” tambah Bambang Pri selaku Kepala BPTJ

JA Connexion adalah moda transportasi premium bus ber-AC yang akan mengantarkan calon penumpang dari Bandara Soekarno Hatta ke kawasan perbelanjaan yang berada di wilayah Jabodetabek atau sebaliknya. Bus JA Connexion dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti WiFi, colokan listrik, dan Air Conditioner (AC).

“JA Connexion ini sangatlah bagus karena angkutan premium, layanan terbaik untuk masyarakat. Masing-masing ada pilihan untuk ke bandara, dari sisi tarif dan waktu perjalanan menuju ke bandara. Semoga layanan ke dan menuju wilayah Kota Bogor semakin baik. Sinergi antara Agra Mas dan Ramayana akan menjadi sinergi yang berkesinambungan. Bukan hanya seremonial saja, ini adalah tahapan-tahapan awal untuk melayani warga wilayah Kota Bogor dengan angkutan umum yang lebih baik,” tambah Sekretaris Kota Bogor, Agus Suprapto.

Adapun, jadwal keberangkatan dari Bogor (Mall Ramayana) – Soetta dimulai dari pukul 02.00 WIB hingga 20.00 WIB. Sedangkan untuk keberangkatan dari Bandara Soetta dimulai dari pukul 05.00 WIB dan berakhir pukul 23.00 WIB. JA Connexion rute Bogor (Mall Ramayana) – Soetta dipatok harga dengan tarif Rp.50.000 per penumpang dengan rute Ramayana Tajur – Ciawi – Tol Jagorawi – Tol Dalam Kota – Tol Bandara – Bandara Soetta, “Layanan ini bisa mempermudah akses dari dan menuju bandara. Kalau di Kota Bogor diwakili oleh Damri, kalau dari selatan diwakili oleh kami (Agra Mas). Kami komit melayani dengan baik. Bisa di cek nantinya untuk jadwal keberangkatan yang saat ini di brosur sejam sekali, tapi target kami adalah setengah jam sekali. Agar bisa melayani masyarakat menjadi lebih baik kembali,” tutur Direktur Agra Mas, David Anugrahwan.

Pengembangan JA Connexion ini terus dilakukan oleh BPTJ dalam rangka penanganan kemacetan secara berkelanjutan di wilayah Jabodetabek. Untuk itu, BPTJ terus berupaya mengajak masyarakat beralih ke angkutan umum. Target BPTJ adalah menyediakan bus 1000 armada.

FacebookTwitterGoogle+LinkedIn