BPTJ BAHAS JUMLAH KUOTA TAXI ONLINE

JAKARTA – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menggelar pertemuan dengan para Kepala Dinas Perhubungan se-Jabodetabek terkait rencana penetapan kuota Angkutan Sewa Khusus (ASK). Pertemuan yang digelar di Ruang Rapat BPTJ pada Senin (13/11) siang tersebut diselenggarakan sesuai dengan amanah PM 108/2017 terkait angkutan tidak dalam trayek.

“Hari ini kami menggelar pertemuan dengan seluruh Dishub di Jabodetabek untuk membagi kuota ASK yang sudah kami coba rumuskan jumlahnya,” kata Direktur Lalu Lintas dan Angkutan BPTJ Carlo Manik di Kantor BPTJ Jakarta, Senin (13/11).

Menurut Carlo saat ini setiap hari pergerakan di Jabodetabek mencapai 47,6 juta pergerakan. Diantaranya sekitar 20 persen berada pada jam sibuk. BPTJ telah berdiskusi dengan berbagai pihak yang berkepentingan dalam hal ini dan menetapkan besarnya kuota taxi online di Jabodetabek yaitu 118.725 unit.

“Kami mengeluarkan kuota taxi sekitar 118.725 unit. Dari jumlah ini, nanti akan dibagi dua antara taxi reguler dan taxi online atau sewa khusus,” papar Carlo.

Selanjutnya Carlo juga menerangkan BPTJ juga akan melaksanakan rapat bersama Organda se-Jabodetabek besok (14/11) dan dengan perusahaan aplikasi pada Rabu (15/11). “Kami ingin bersama-sama menyamakan persepsi terkait jumlah kuota untuk ASK di Jabodetabek,” tuturnya.

Sementara itu, pemimpin rapat Direktur Prasarana BPTJ Risal Wasal pada pertemuan tersebut mengungkapkan bahwa rangkaian pertemuan ini dilakukan untuk mencapai kesepakatan akhir yang selanjutnya akan diputuskan.

“Ini baru awal kajian, belum final dan nantinya akan ada SOP yang dijalankan setelah keputusan ditetapkan,” ungkap Risal. (is)

FacebookTwitterGoogle+LinkedIn