PERENCANAAN INTEGRASI DI BEBERAPA STASIUN DI JABODETABEK

Untuk integrasi di stasiun, KRL terdapat 4 (empat) stasiun KRL yang secara fisik perlu peningkatan fasilitas integrasi yaitu di Stasiun Jakarta Kota, Jatinegara, Palmerah dan Stasiun Tebet. Pada tahun 2016, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan telah bekerjasama dengan PT TransJakarta, Pemprov DKI Jakarta, Direktorat Jenderal Perkeretaapian, PT KAI dan stakeholder lainnya, sehingga tersusun Basic Design Transfer Point.

Kondisi eksisting Stasiun Tebet dengan Halte BRT TransJakarta masih belum terjalin fasilitas integrasi  secara baik. Meski berdekatan, namun letak halte TransJakarta terpisah dari stasiun dan tidak ada fasilitas pedestrian yang mendukung. Penumpang kereta KRL kesulitan mengakses angkutan bus TransJakarta.

Dalam Rencana Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ), Kementerian Perhubungan melalui BPTJ merencanakan pengembangan integrasi dua moda tersebut dengan pembangunan halte yang berada di dalam lokasi stasiun.

 

STASIUN TEBET

Kondisi Eksisting

       

Basic Design Yang Diusulkan

         

 

STASIUN PALMERAH

Kondisi Eksisting

           

Basic Design Yang Diusulkan

 

STASIUN MANGGARAI

Kondisi Eksisting

Basic Design Yang Diusulkan

Selain itu, terdapat 9 (Sembilan) stasiun yang tengah dilakukan revitalisasi sehubungan dengan adanya pembangunan Double-Double track (DDT) termasuk perencanaan integrasi fisik diantaranya adalah stasiun Bekasi, Kranji, Cakung dan Klender.

Untuk memberikan akses ke Terminal Pulogebang, pada tahun 2017, BPTJ Kementerian Perhubungan telah berkerjasama dengan Ditjen Perkeretaapian, PT. KAI dan  PT Transjakarta telah membuat Basic Design Transfer Point untuk mengintegrasikan Stasiun Cakung dengan Terminal Terpadu Pulogebang dimana pembangunannya dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perkeretapian.

 

STASIUN CAKUNG

Basic Design Yang Diusulkan

Gambar: Konsep Transfer Point Stasiun Cakung dengan BRT Shuttle Terminal Terpadu Pulo Gebang.

Rencananya, hingga Tahun 2018 Basic Design Transfer Point akan dilakukan untuk 10 (sepuluh) stasiun prioritas (berdasarkan jumlah penumpang tertinggi) diantaranya Tanah Abang, Bogor, Depok, Pasar Minggu, Gondangdia, Cawang, Tangerang, Lenteng Agung, Rawa Buntu dan Tanjung Barat. Delapan stasiun lainnya akan direncanakan pada tahun 2019. (IS)

FacebookTwitterGoogle+LinkedIn