POTRET TERMINAL INDUK BEKASI

Bekasi (11/7) – Terminal Bekasi yang lokasinya dekat dengan pasar, usai masa angkutan lebaran 2017 saat dikunjungi oleh tim website Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Jumat (7/7) nampak masih ramai dengan pemudik yang baru pulang kampung.

Di Terminal Bekasi, jalur kedatangan dan keberangkatan saat ini nampak masih menjadi satu jalur. Menurut Kepala Terminal Bekasi Bambang Hendrianto, masih satu jalurnya antara bus yang masuk dan keluar ini dikarenakan keterbatasan lahan. “Lahannya terbatas dan bus yang masuk dan berangkat juga terlalu banyak. Saat ini lahan keseluruhan Terminal Bekasi sekitar 1.500 m2,” kata Bambang.

Kondisi ruang tunggu penumpang pun nampak belum memadai. Ruang tunggu masih menjadi satu dengan jalur keberangkatan. Hal ini dikarenakan penataan terminal yang belum maksimal.

Meski ada beberapa keterbatasan, Kepala Terminal Bekasi tetap berupaya memenuhi standar pelayanan untuk suatu terminal tipe A. Menurut Kepala Terminal yang dibangun pada tahun 1989 dan memiliki 26 pegawai dan 60 orang tenaga magang tersebut, ia akan terus berupaya meningkatkan pelayanan bagi masyrakat pengguna Terminal Bekasi.

Seorang petugas terminal menunjukkan beberapa fasilitas yang diupayakan ada seperti tempat istirahat bagi para pengemudi. Fasilitas lain seperti tempat peribadatan serta toilet umum pun telah tersedia. Seorang penumpang mengatakan sudah cukup layak pakai namun kebersihannya masih kurang. “Cukup mamadai yah, ada mukena juga disediakan. Cuma kadang toiletnya agak bau yah’” kata Wulan seorang penumpang bus dari Cirebon. (VE/is)

FacebookTwitterGoogle+LinkedIn