SIAP MUDIK ZERO ACCIDENT DI TERMINAL BARANANGSIANG

Bogor (19/6) – Berbagai kesiapan angkutan lebaran di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat telah dilakukan untuk menghadapi mudik Lebaran terhitung mulai dari H-12. “Pemasangan Tenda Posko, spanduk-spanduk, para petugas telah disiapkan mulai dari H-12,” kata Kepala Seksi Operasi UPTD Terminal Baranangsiang Sumardono, Senin (20/6).

Kesiapan juga telah ditinjau langsung oleh Walikota Bogor Bima Arya dan Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono. Menurut keterangan Sumardono, persiapan mudik yang dilakukan di Terminal Baranangsiang telah sesuai dengan arahan Menteri Perhubungan. Menteri Perhubungan telah menyarankan agar mudik lebaran kali ini nihil kecelakaan lalu lintas. Hal ini dilakukan dengan memastikan kesiapan armada bus angkutan mudik, kondisi laik jalan maupun kesehatan para supir.

“Sudah ada rapat pembahasan dengan Menteri Perhubungan terkait persiapan mudik lebaran, arahan menteri agar lebaran kali ini zero accident,” ujar Sumardono.

Upaya yang dilakukan lanjutnya, dengan melakukan pemeriksaan kondisi kelaikan kendaraan armada angkutan umum yang mengangkut penumpang pada musim mudik lebaran nanti.

“Yang perlu diperiksa, ban kendaraan harus standar, spidometer harus hidup, kaca depan harus bagus, rem tangan berfungsi, semua dipastikan dalam kondisi baik,” katanya.

Selain itu, para supir diberikan pengawasan serta pemeriksaan kesehatan, memastikan tidak menggunakan obat-obatan terlarang maupun mengkonsumsi alkohol. “Arahannya keselamatan harus menjadi prioritas,” katanya.

Sumardono mengatakan, Terminal Baranangsiang melayani 15 trayek Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun AKDP. Tahun ini adalah penambahan tiga trayek baru yaitu ke Tangerang (Bogor-Poris dan Tanggerang), Bogor-Pulau Gadung dan Bogor-Pondok Cabe. “Total ada sekitar 220 armada bus AKAP yang beroperasi di Terminal Baranangsiang dan sekitar 20 bus AKDP,” katanya.

Rute paling jauh yang dilayani armada bus di Terminal Baranangsiang yakni Sumatera, Bali dan Jawa. Saat mudik lebaran jalur yang banyak penumpangnya adalah luar Jawa yakni Bali dan Sumatera. (CA/Suk/is)

FacebookTwitterGoogle+LinkedIn